NEGOSIASI IDENTITAS MASYARAKAT ADAT AMMATOA TERHADAP SISTEM PENDIDIKAN MODERN

Ayu Adriyani, Partini Partini, Muhammad Sulhan

Abstract


ABSTRAK
Masyarakat Adat Ammatoa adalah salah satu masyarakat yang masih memegang teguh kearifan
tradisional untuk memastikan agar tanah adat dan tradisi mereka tetap lestari. Masyarakat adat
Ammatoa dipimpin secara adat oleh seorang Ammatoa. Ammatoa adalah sebutan untuk siapa
saja yang menjabat sebagai pemimpin adat. Namun, masyarakat adat Ammatoa yang masih
mewarisi tradisi lisan dari leluhur mereka harus berhadapan dengan pendidikan modern yang
lebih kuat dengan tradisi tulis. Satu bangunan SD telah didirikan beberapa meter dari gerbang
pembatas antara ilalang embayya dan ipantarang embayya. Masyarakat adat Ammatoa masih
hidup dengan keragaman tradisi mereka. Masyarakat ilalang embayya adalah masyarakat yang
masih menjalankan adat secara penuh sehingga sangat selektif terhadap kemajuan zaman, namun
masyarakat di ipantarang embayyasudah lebih terbuka. Dengan keberadaan sarana pendidikan
formal di desa mereka, menyebabkan masyarakat Adata Ammatoa pun harus bernegosiasi untuk
memastikan agar adat dan tradisi mereka tetap lestari. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif
dengan menggunakan partisiasi observasi dan life story interview untuk melihat kehidupan
masyarakat adat Ammatoa secara lebih mendalam.
Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana negosiasi identitas masyarakat adat Ammatoa terhadap pendidikan modern. Hasilnya, masyarakat adat Ammatoa pada dasanya membuka diri

tehadap pendidikan modern. Keputusan mereka menjadi bagian dari strategi politik mereka agar
eksistensi mereka tetap bisa diakui.
Kata Kunci: Masyarakat Adat, Ammatoa, kearifan lokal, pendidikan


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21107/ilkom.v13i1.6033

DOI (PDF): https://doi.org/10.21107/ilkom.v13i1.6033.g3786

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Komunikasi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.