Analisis Penggunaan Probiotik Fish Pro Terhadap Kelimpahan Plankton Pada Budidaya Ikan Lele Mutiara (Clarias gariepinus) Menggunakan Metode Bioflok
Abstract
ABSTRAK
Budidaya ikan lele di Bangkalan mengalami kesulitan berupa biaya pakan yang tinggi dan keterbatasan lahan, dengan ini metode bioflok menjadi alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut karena mampu menghasilkan pakan alami dengan tambahan probiotik. Selain itu dapat memperbaiki kualitas air melalui bakteri Bacillus sp, mampu meningkatkan kelimpahan plankton, kadar nitrat dan menekan kadar ammonia pada budidaya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan probiotik fish pro terhadap kelimpahan, indeks keanekaragaman dan indeks dominansi plankton serta kandungan nitrat pada kolam budidaya bioflok. Data diperoleh dari 2 kolam yang memiliki perlakuan berupa penggunaan probiotik melalui pakan dan air. Pendataan penelitian ini dilakukan setiap 4 hari sekali. Hasil penelitian untuk kelimpahan plankton di kolam probiotik pada air lebih tinggi yaitu 53,5x105 – 17,05x106 Ind/L dibandingkan di kolam pada pakan yaitu 26,5x105 – 13,25x106 Ind/L. Indeks keanekaragaman plankton pada kedua kolam termasuk ke dalam kategori sedang (1 < H’ < 3), sedangkan indeks dominansi plankton untuk kedua kolam tergolong kategori rendah (0,00 < C ≤ 0,50). Kadar nitrat di kolam probiotik pada air yaitu 2,07 mg/L – 17,63 mg/L lebih tinggi daripada kolam probiotik pada pakan, yaitu antara 2,85 mg/L – 14,42 mg/L. Penggunaan probiotik fish pro pada air berimplikasi positif terhadap kelimpahan, indeks keanekaragaman, dan indeks dominansi plankton serta menunjukkan hubungan positif terhadap ketersediaan nitrat di kolam budidaya bioflok.
Kata Kunci: Probiotik fish pro, Metode Bioflok, Plankton, dan Nitrat
ABSTRACT
Catfish cultivation in Bangkalan experiences difficulties in the form of high feed costs and limited land, with this biofloc method is an alternative to overcome these problems because it is able to produce natural feed with the addition of probiotics. In addition, it can improve water quality through Bacillus sp bacteria, able to increase plankton abundance, nitrate levels and reduce ammonia levels in cultivation. Therefore, the study aims to analyze the use of fish pro probiotics on abundance, diversity index and plankton dominance index as well as nitrate content in biofloc cultivation ponds. Data were obtained from 2 ponds that had treatment in the form of the use of probiotics through feed and water. Data collection for this research is carried out every 4 days. The results of the study for plankton abundance in probiotic ponds in water were higher, namely 53.5x105 – 17.05x106 Ind/L compared to ponds in feed, which was 26.5x105 – 13.25x106 Ind/L. The plankton diversity index in both ponds was included in the medium category (1 < H' < 3), while the plankton dominance index for both ponds was classified as low (0.00 < C ≤ 0.50). The nitrate levels in probiotic pools in water are 2.07 mg/L – 17.63 mg/L higher than in probiotic pools in feed, which is between 2.85 mg/L – 14.42 mg/L. The use of probiotic fish pro in water has positive implications for abundance, diversity index, and plankton dominance index and shows a positive relationship with the availability of nitrates in biofloc aquaculture ponds.
Keywords: Probiotic fish pro, Biofloc Method, Plankton, and Nitrate
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Anggara, A. P., Kartijono, N. E., & Bodijantoro, M. H. (2017). Keanekaragaman Plankton di Kawasan Cagar Alam Tlogo Dringo, Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Jurnal MIPA, 40(2). http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JM
Anjani, K. W., Asmawai, S., & Dharmaji, D. (2022). Kesuburan Perairan Kolam Benih Dan Induk Kolam Ikan Mas (Cyprinus Carpio) Berdasarkan Kandungan Nitrat, Fosfat, Serta Kelimpahan Fitoplankton Pada Uptd-Pbal Karang Intan, Desa Jingah Habang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Aquatic, 5(2), 1–123.
Aprilliyanti, S., Soeprobowati, T. R., & Yulianto, B. (2016). Hubungan Kemelimpahan Chlorella sp Dengan Kualitas Lingkungan Perairan Pada Skala Semi Masal di BBBPBAP Jepara. Jurnal Ilmu Lingkungan, 14(2), 77. https://doi.org/10.14710/jil.14.2.77-81
Arfiati, D., Inayah, Z. N., Lailiyah, S., & Dina, K. F. (2021). Plakton Anlysis In The Ponds of Catfish Nile Tilapia (Oreochromis niloticus). Journal of Fisheris and Marine Research, 5(1), 84–90. http://jfmr.ub.ac.id
Bhagawati, D., Nuryanto, A., Retna Utarini Suci Rahayu, D., Nur Rachmawati, F., Biologi, F., & Jenderal Soedirman, U. (2021). Pertumbuhan Dan Lulus Hidup Larva Ikan Nilem Yang Diberi Pakan Awal Infusoria.
Dewanti, L. P. P., Nyoman, D., Putra, N., & Faiqoh, E. (2018). Hubungan Kelimpahan dan Keanekaragaman Fitoplankton dengan Kelimpahan dan Keanekaragaman Zooplankton di Perairan Pulau Serangan, Bali. Journal of Marine and Aquatic Sciences, 4(2), 324–335.
Dhany, D. S. H., Tening, V. A. S. A., Mardiono, Khairunnisa, Fitri, A. A. F., Gracia, D., Silitonga, J. C., Valentina, W., & Putri, E. O. (2024). Literatur review : protozoa parasit di air sungai. Tropis: Jurnal Riset Teknologi Laboratorium Medis, 1(2). https://doi.org/10.37304/tropis.v1i2.13978
Eliyani, Y., Suhrawardan, H., & Sujono. (2015). Pengaruh Pemberian Probiotik Bacillus sp. terhadap Profil Kualitas Air, Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Lele (Clarias gariepinus). Jurnal Penyuluhan Kelautan Dan Perikanan Indonesia, 9(1), 73–86.
Fitriyah, A., Zainuri, M., & Indriyawati, N. (2021). Hubungan Nitrat Terhadap Kelimpahan Fitoplankton Pada Saat Air Pasang Di Muara Ujung Piring, Bangkalan.
Gurning, L. F. P., Nuraini, R. A. T., & Suryono, S. (2020). Kelimpahan Fitoplankton Penyebab Harmful Algal Bloom di Perairan Desa Bedono, Demak. Journal of Marine Research, 9(3), 251–260. https://doi.org/10.14710/jmr.v9i3.27483
Hardiyana, S., Setya Rahardja, B., & Masithah, E. D. (2020). Studi Pemberian Lactobacillus spp. dan Barley Straw Terhadap Dinamika DO, pH dan Kelimpahan Plankton. Journal of Marine and Coastal Science, 9(1). https://e-journal.unair.ac.id/JMCS
Hasmalasari, N., Suminto, & Susilowati, T. (2017). Pengaruh Pemberian Pakan Mikroalga Yang Berbeda (Chlorella vulgaris., Chaetoceros calcitrans., Nannochloropsis oculata., dan Tetraselmis chuii) Terhadap Performa Pertumbuhan Tigriopus sp. Journal of Aquaculture Management and Technology, 6(3), 224–233.
Ilham, T., Hasan, Z., Andriani, Y., Herawati, H., & Sulawesty, F. (2022). Hubungan antara Struktur Komunitas Plankton dan Tingkat Pencemaran di Situ Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Jeanua, S., Putra, W., Nitisupardjo, M., & Widyorini, N. (2014). Analisis Hubungan Bahan Organik Dengan Total Bakteri Pada Tambak Udang Intensif Sistem Semibioflok Di Bbpbap Jepara. Journal Of Maquares (Vol. 3, Issue 3). http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/maquares
Khoirul, M., Rudiyanti, S., & Ain, C. (2020). Hubungan antara Nitrat dan Fosfat dengan Kelimpahan Fitoplankton di Waduk Jatibarang Semarang. Journal Of Maquares, 1(9), 23–30. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/maquares
Leidonald, R., Yusni, E., Siregar, R. F., Rangkuti, A. M., & Zulkifli, A. (2022). Keanekaragaman Fitoplankton dan Hubungannya Dengan Kualitas Air di Sungai Aek Pohon Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara. Aquacoastmarine: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences, 1(2), 85–96. https://doi.org/10.32734/jafs.v1i2.8753
Lumbangaol, D., Aryasatya, R., Zainuri, M., & Junaedi, A. S. (2024). Pengaruh Pemberian Probiotik Ikan Terhadap Kualitas Air Pada Pendederan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepnus) di Desa Durbuk, Pamekasan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 5(2), 125-137. https://doi.org/10.21107/juvenil.v5i2.24575
Nurmahraini, & Ramadani, T. B. C. (2024). Teknik Pembenihan Ikan Koi (Cyprinus Carpio) Dengan Rasio Jantan Betina Yang Berbeda. http://journal.unmasmataram.ac.id/index.php/GARA
Nurul, I., Evita, M., Hariyati, R., Jafron, D., & Hidayat, W. (2021). Kelimpahan dan Keanekaragaman Plankton Sebagai Bioindikator Kualitas Air di Perairan Pantai Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah The Abundance and Diversity of Plankton as Water Quality Bioindicator in Sayung Coast Waters, Demak Regency, Central Java (Vol. 23, Issue 1).
Pagora, H. , G. & U. D. (2015). Kualitas Plankton Pada Kolam Pasca Tambang Batu Bara Yang Dimanfaatkan Untuk Budidaya Perairan (Plankton Quality in Coal Post-mining Pond Used to Aquaculture). 40, 108–113.
Pakaya, D., Tuiyo, R., & Lamadi, A. (2022). Pengaruh Pemberian Probiotik Pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Benih Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Jurnal Vokasi Sains Dan Teknologi, 2(1), 13–20. https://doi.org/10.56190/jvst.v2i1.16
Putri, Y. H., Santoso, H., & Syauqi, A. (2020). Keanekaragaman Plankton pada Kolam Bioflok. Biosaintropis (Bioscience-Tropic), 6(1), 82–88. https://doi.org/10.33474/e-jbst.v6i1.336
Qomariyah, N., Triyasari, R., Ayu, R., Sari, Y., Raya, J., No, T., Madura, K. B., & Timur, J. (2024). Edukasi Penerapan Teknologi Bioflok pada Kelompok Pembudidaya Lele di Desa Tengket Arosbaya. Jurnal Ilmiah Pengabdhi, 10(1), 20–24. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v10i1.21611
Ramadansur, R., Laurenza, L., Dinata, M., Sembiring, A. K., & Akbar, M. A. (2024). Struktur Komunitas Plankton di Beberapa Jenis Kolam Ikan Lele (Clarias batrachus). Jurnal Biologi UNAND, 12(1), 05. https://doi.org/10.25077/jbioua.12.1.05-12.2024
Samudera, L. N. G., Widianingsih, W., & Suryono, S. (2021). Struktur Komunitas Fitoplankton dan Parameter Kualitas Air Di Perairan Paciran, Lamongan. Journal of Marine Research, 10(4), 493–500. https://doi.org/10.14710/jmr.v10i4.31663
Setiawan, A., Ariqoh, R., Tivani, P., Pipih, L., Pudjiastuti, I., Sudarto, J., & Tembalang, S. (2016). “Bioflokulasi Sistem” Teknologi Budidaya Lele Tebar Padat Tinggi Dengan Kapasitas 1m 3 /750 Ekor Dengan Flock Forming Bacteria. Inovasi Teknis Kimia, 1(1), 45–49.
Soliha, Eha. , R. S. Y. R. , dan T. (2016). Kualitas Air dan Keanekaragaman Plankton di Danau Cikaret, Cibinong, Bogor.
Suraya, U., Gumiri, S., & Permata, D. (2021). Hubungan Kualitas Air Dengan Pertumbuhan Ikan Lele Sangkuriang (Clarias sp.) Yang Dibesarkan Di Dalam Ember. Journal of Tropical Fisheries, 16(2), 109–115.
Suryo, T. E., Hermawan, A., Sudaryono, A., & Prayitno, S. B. (2014). Pengaruh Padat Tebar Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Benih Lele (Clarias gariepinus) Dalam Media Bioflok. In Journal of Aquaculture Management and Technology (Vol. 3, Issue 3). http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jamt
Tambaru, R., Muhiddin, A. H., & Malida, H. S. (2014). The Analysis of Changes in the Density of Zooplankton Based on the Abundance of Phytoplankton at Various Time and Depth in The Waters of the Badi Islands of Pangkep Regency. Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan, 24(3), 40–48.
Thalib, Y. M., Munaeni, W., & Syazili, A. (2023). Kinerja pertumbuhan, respon imun dan kelimpahan bakteri pada usus ikan nila (Oreochromis niloticus) sistem bioflok yang diberikan probiotik melalui pakan. 5(1), 41–56.
Wulandari, C. D., Sudiro, S., & Poerwati, T. (2020). Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok untuk Kawasan Permukiman. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 5(3). https://doi.org/10.26905/abdimas.v5i3.4044
DOI: https://doi.org/10.21107/juvenil.v7i1.29788
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Juvenil byJurusan Kelautan dan Perikananis licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Published by: Department of Marine and Fisheries, Trunojoyo University of Madura







