Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN Asuransi Yang Go Publik (Menggunakan Analisis Ratio Dan Risk Based Capital)

Krisnawuri Handayani

Abstract


Perusahaan asuransi berkewajiban untuk menjaga agar kinerja keuangannya selalu sehat. Untuk mengukur kinerja keuangan dilakukan analisis menggunakan analisis ratio yang terdiri dari ratio likuiditas, solvabilitas, aktivitas dan rentabilitas. Adapun parameter terbaru yang digunakan untuk menilai kinerja perusahaan asuransi di Indonesia adalah dengan menggunakan metode Risk Based Capital (RBC). Penelitian dilakukan pada perusahaan asuransi BUMN yang go publik berjumlah 9 perusahaan dengan periode waktu 3 tahun (2012, 2013 dan 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis ratio terbaik yaitu pada PT. Asuransi Jiwa Sraya dan yang terendah pada PT. Asuransi Ekspor Indonesia, dan Risk Based Capital tertinggi pada PT. Asuransi Jasa Raharja. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan nilai analisis ratio baik tidak memiliki nilai risk based capital yang tinggi.

References


Annual Report Bursa Efek Jakarta tahun 2012-2014

Fahmi, Irham. (2011). Analisis Kinerja Keuangan. Alfabeta. Bandung

Harahap, S. Syafri. (2001). Analisa Kritis Atas Laporan Keuangan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Hanafi, Mamdum. (2003). Analisis Laporan Keuangan (Edisi 4). UPP STIM YKPN. Yogyakarta

Harahap, Sofyan. (2006). Analisis Kritis Laporan Keuangan. Penerbit Bumi Akasara. Jakarta

Riyanto, Bambang. (2011). Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. BPFE Yogyakarta. Yogyakarta

S. Munawir. (2000). Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta. Liberty

Sartono, Agus. (2001). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Edisi Empat. Yogyakarta: BPEE

Sudana, I. Made. (2011). Manajemen Keuangan Perusahaan; Teori dan Praktik. Erlangga. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis