SISTEM KREDIT DALAM EKONOMI ISLAM TINJAUAN TAFSIR AHKAM

Shofiyun Nahidloh

Abstract


Abstract

 

Credit is a transaction either about loading, treading or debt that pay in installments without cash. Business is a trade effort in economic transaction. The law of the transaction by credit system is allowed by fulfill the pre-requirement as in the verse 282 of al-Baqarah. In this verse, doing transaction by this way has to fill some conditions such as; has to be written, equitable witness, it is also allowed although the transaction is in journey and not found writer or the tools of writing. And the change of it, is guarantee thing as the proof of trust from the ower in the term of pawning.

 

Key Word: credit, Islamic Economy, Tafsir Ahkam

 

Kredit adalah transaksi baik berupa pinjaman, jual beli atau hutang piutang yang membayarnya dengan cara mengangsur, tidak tunai atau tidak kontan. Sedangkan Bisnis adalah sebuah usaha dagang dalam transaksi ekonomi. Transaksi dengan sistem kredit hukumnya boleh dengan memenuhi syarat sebagaimana dalam ayat 282 surat al-Baqarah ini melakukan transaksi atau bermuamalah dengan cara tidak tunai baik terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi. Seperti; - harus ditulis atau dicatat , disertai saksi yang adil dalam bertransaksi. Apabila transaksi bisnis itu terjadi di perjalanan dan tidak ada juru tulis dan alat-alat tulis diperbolehkan, dan sebagai gantinya adalah jaminan sebagai kepercayaan dari pihak orang yang berutang. Dalam pengertian sebagai gadai,  sebagaimana penjelasan ayat 283 surat al-Baqarah.


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abu Bakr Muhammad ibn Abd Allah ibn ‘Arabi, Ahkam Al-Qur’an, Jilid I, Beirut : Dar Al-Fikr, tt.

Al-Imam Abul Fid Isma’il Ibnu Kathir Ad-Dimasyqi, Tafsir Ibnu Kathir, Jilid I Beirut : Dar Al-Fikr, 3874.

Al-Hozin, Abu Al-Hasan Ali Bin Muhammad Bin Ibrahim, Tafsir Al Khozin , Jilid I, t.p, t.t

Badadu. J.S, Kamus Kata-Kata Serapan Dalam Bahasa Indonesia, Jakarta: Kompas, 2007.

Fran E. Vogel, Hukum Keuangan Islam, Bandung: Nusa Media, 2007.

Henricus W. Ismanthono, Kamus Istilah Ekonomi Populer, Jakarta: Kompas, 2006.

Hamka, Tafsir Al-Azhar, Jilid III, Jakarta: Citra Serumpun Padi, 2003.

Imam Jalal Al-Din Al-Mahally, Tafsir Jalalain, Jilid I, Bandung: Sinar Baru, 1990.

M. Quraish Shihab, Tafsir Al-Misbah, Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Muhammad Aly Al-Sabuny, Rawai’u Al-Bayani, Juz I, Beirut: Dar Al-Fikr, t.t.

Muhammad Ali Al-Sabuni, Shafwa Al-Tafsir Jilid I, Beirut: Dar al-fikr, tt.

Muhammad ‘Izzah Darwazah, Tafsir Al Hadith, Jild II, Dar Al-Farbi Al-Islamiyah, 1404.

Muhammad Ali Al-Sabuny, At-Tafsir Ayat Al-Ahkam,Jilid I, Beirut: Dar Al-Fkr, t.t

Wahbah Al-Zuhaili, Al-Tafsir Al-Munir, Damasykus : Dar Al-Fikr, t.t

Wijaya Tunggal. Amin, Kamus Bisnis Dan Menajemen, Jakarta: Rineka Cipta, 1995.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.