gajahslot mariatogel airbet robopragma wajik77 mposlot https://siapadia.riau.go.id/plugins/pulsa-limaribu/ https://journal.parahikma.ac.id/juaraslot/ https://jurnalbening.uho.ac.id/pages/tm/ http://adj.fkg.unand.ac.id/lib/pkp/alexistoto/ http://inomet.ft.unand.ac.id/locale/bento/ https://jurnal.usk.ac.id/lib/pkp/sbobet88/ https://htn.parahikma.ac.id/sbotop/ https://jurnalbening.uho.ac.id/lib/pkp/bni4d/ https://job.uho.ac.id/lib/pkp/btn4d/ paito hk https://jpi.faterna.unand.ac.id/help/slot99/ ronaldo slot slot gacor malam ini https://elijo.umpwr.ac.id/pages/idnslot/ slot garansi kekalahan slot deposit pulsa indosat slot demo Sbotop alexabet https://siapadia.riau.go.id/dist/mpo-gacor/ Pengaruh Kreativitas Dan Perilaku Inovatif Terhadap Kinerja Pengrajin Galeri Belva Batik Tulis Madura | Irawati | Eco-Entrepreneur

Pengaruh Kreativitas Dan Perilaku Inovatif Terhadap Kinerja Pengrajin Galeri Belva Batik Tulis Madura

Anugrahini Irawati, Nabila Nurfadilah

Abstract


Pesaingan antar usaha batik dalam merebut pelanggan semakin ketat. Usaha batik

yang ada saling bersaing untuk menarik pelanggan, agar tertarik membeli barang atau jasa yang ditawarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel kreativitas dan perilaku inovatif mempengaruhi kinerja pengrajin Galeri Belva Batik Tulis Madura secara parsial dan secara simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dimana populasinya adalah pengrajin Galeri Belva Batik Tulis Madura dengan teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling yang diperoleh sampel sebanyak 50 responden. Hipotesis dalam penelitian ini adalah (1) Variabel kreativitas dan perilaku inovatif berpengaruh simultan terhadap kinerja pengrajin Galeri Batik Tulis Madura (2) Variabel kreativitas berpengaruh parsial terhadap kinerja pengrajin Galeri Batik Tulis Madura. (3) Variabel perilaku inovatif berpengaruh parsial terhadap kinerja pengrajin Galeri Batik Tulis Madura. (4) Variabel kreativitas berpengaruh dominan terhadap kinerja pengrajin Galeri Batik Tulis Madura.  Berdasarkan analisis secara parsial, Hasil uji t variabel kreativitas yaitu thitung (4,220) > ttabel (1,678) dengan tingkat signifikansi 0,000 <0,05 dan variabel perilaku inovatif yaitu  thitung  (3,712) > ttabel  (1,678)  dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05.


Keywords


Kreativitas, Perilaku Inovatif dan Kinerja Pengrajin

References


Abdullah, M. 2014. Manajemen dan Evaluasi Kinerja Karyawan. Yogyakarta :Penerbit Aswaja Pressindo.

Abraham H. Maslow. 2010. Motivation and Personality. Jakarta: Rajawali

Albert Kurniawan. 2010. Belajar Mudah SPSS untuk Pemula. Yogyakarta: Mediakom.

Arikunto, Suharsimi. 2012. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Baldacchino, C. 2009. Enterpreneurial Creativity and Innovation. The First International Conference on Strategic Innovation and Future Creation. Malta: University of Malta.

Barry, Cushway. 2002. Human Resource Management. Jakarta: PT Elex Media Kumputindo.

Bernadin dan Russel. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Armico.

Dama, Jihanti dan W. J Ogi Imelda. 2018. Pengaruh Inovasi dan Kreativitas terhadap Kinerja Karyawan Pada PT BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. MANADO. Jurnal EMBA. Vol 6 No 1 Januari, Hal 41-50.

Deden, A., Janvita dan J.Sudirham. 2012. Kreativitas dan Inovasi Penentu Kompetensi Pelaku Usaha Kecil. Vol, 11. No.1, pp. 42-59.

De Jong dan Den Hartog. 2003. Leadership as a determinant of innpvative behavior. A conseptual framework. International Journal of Innovation Management.

De jong, J dan Kemp,R. 2003. Determinants of co-worker’s innovative behaviour: An investigation into knowledge intensive services. International Journal of Innovation Management. Vol. 7, No.2, 189-212.

D. Mclean, Laird. 2005. Organizational Culture’s Influence on Creativity and Innovation : A review of the Literature and Implications for Human Resource Development. Vol 7. No 2 May 226-246.

Ernani, Hadiyanti. 2011. Kreativitas dan Inovasi berpengaruh terhadap Kewirausahaan Usaha Kecil. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Volume 13 nomor 13.

Fahmi, Irham. 2013. Perilaku Organisasi (Teori, Aplikasi dan Kasus). Bandung: Alfabeta.

Fred, Luthans. 2006. Perilaku Organisasi. Edisi Sepuluh, PT. Andi: Yogyakarta.

Gaynor, G.H. 2002. Innovation by design. New York, American Management Association.

Gumusluoglu, Lale. 2009. Transformational Leadership, Creativity, and Organizational Innovation. Journal of Business Research. 461-473.

George JM dan Zhou J. 2010. Understanding when bad moods foster creativity and good one do not : The role of context and clarity of feelings. J. Appl. Psychl, 87:687-697.

Ghozali, Imam. 2018. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPP 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang.

Haefele, J. W. 1962. Creativity and Innovation. Michigan University. Kleysen, R.F dan Street,C.T. 2001. Toward a Multi-dimensional Measure of Individual Perilaku inovatif. Journal of Intellectual Capital. 2,284-296.

Janssen, O. 2000. Job Demands, Perceptions of Effort-Reward Fairness and Innovative Work Behaviour. Journal of Occupational and Organizational Psychology. Vol. 73: 287-302. Mangkunegara, Anwar Prabu. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Remaja Rosdakarya : Bandung.

Munandar, S.C.Utami.2012. Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Rineka Cipta. Jakarta. Moeheriono. 2012. Pengukuan Kinerja Berbasis Kompetensi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Nasifoglu Elidemir, Servet, Ali Ozturen and Steven W. Bayighomog. 2020. Innovative Behaviors, Employee Creativity, and Sustainable Competitive Advantage : A Moderated Mediation. Faculty of Business and Economics. 12, 3295.

Puji, Astuti Tri dan Tukijan Riana Sitawati. 2019. Pengaruh Kreativitas dan Perilaku Inovatif Terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel Mediasi. Stie Dharmaputra Semarang. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi. Volume no 47/ Th. XXVI/ Oktober 2019.

Potonik, Anderson N and K and Zhou J. 2014. Innovation and Creativity in Organizations. Journal of Manajement, Vol 40, No 5, pp. 1297-133.

Rivai, Veithzal. 2005. Manamen Sumber Daya Manusia untuk perusahaan dari teori ke praktik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Robbins, Stephen P. dan Coulter, Mary. 2010. Manajemen Edisi Kesepuluh. Jakarta: Penerbit

Erlangga. Shalley, C.E dan Gilson, L,L. 2004. What leader need to know: A review of social and contextual factors that can foster or hinder creativity. The leadership Quarterly,Vol 15, pp. 33-53.

Scarborough, Norman., Wilson, Doug., Zimmerer dan Thomas.2008. Kewirausahaan dan Manajemen Usaha Kecil. Jakarta: Salemba empat. Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-

Faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Simamora, Henry. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia. STIE YKPN. Yogyakarta.

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Afabeta. Bandung.

Sujarwo, Anton dan Wahjono. 2017. Pengaruh Motivasi Kerja dan Perilaku Inovatif Terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel mediasi (Studi Kasus Pada LKP ALFABANK Semarang). Nomor 1 Th. XIII/ Maret.

Suyadi, Prawirosentono. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Sedyowidodod, Urip dan Tri Susanto. 2013. Analisa Pengaruh Pemikiran Kreatif dan Perilaku Inovatif terhadap Kinerja Sumber Daya Manusia dengan Metoda SEM.Volume XVII, No 3, Oktober 3 : 380-397.

Winardi. 2007. Manajemen Perilaku Organisasi. Jakarta: Kencana.

W. H. N. g, Thomas & Lorenzo Lucianetti. 2016. Within- Individual Increases in Innovative Behavior and Creative, Persuasion, and Change Self- Eficacy Over Time : A Social- Cognitive Theory Perspective. Vol 101. No 1, 14-34.

Yuan, F dan Woodman, R.W. 2010. Innovative Behavior in the Wokplace: The Role of Performance and Image Outcome Expectations. Academy of Management Journal. Vol.53: 323-342.

Zahrah, Nur’aini Hafshah. 2017. Studi Kreativitas dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan. Karya Ilmiah. Surakarta: Insititut Agama Islam Negeri Surakarta




DOI: https://doi.org/10.21107/ee.v7i1.11539

Refbacks

  • There are currently no refbacks.