Pluralisme Dan Multikulturalisme Dalam Perspektif Kerukunan Antar Umat Beragama (Telaah Dan Urgensinya Dalam Sistem Berbangsa Dan Bernegara)

Hendri Masduki

Abstract


A system of value which see positive and optimist complexity of Religion, culture, tradition, and interaction way by acceting it as real fact and doing right based on the context of fact without have to occur distortion of theological concept privately in oeder that the spiritualism remained strong” is a very correlative idiom in study the pluralism and multiculturalism in pespektive in perspective harmony of interreligious as common patform for society of Indonesia as nation and state wich based on Pancasila with the slogan “Bhinneka Tunggal Ika”.


Keywords


Pluralism, multiculturalism, harmony of interreligious

Full Text:

PDF

References


Afandi Mochtar, “Membedah diskursus pendidikan islam, kalimah, ciputat Jakarta, 2001.

Anis Malik Thoha, Tren pluralisme agama, Perspektif, Jakarta, 2005.

Abduh Zulfidar, Terorisme dan konspirasi anti Islam, Al-Kautsar, Jakarta, 2002.

A. Naufal Ramzy, Kerukunan antar umat beragama tinjauan spektrum sosial politik, PUBLIKA: Jurnal ilmiah administrasi Negara, diterbitkan oleh Fakultas ilmu administrasi Universitas Madura (UNIRA) Pamekasan, Edisi Maret 2006.

A. Naufal Ramzy, “Pemilu 2004 Dalam Perspektif Budaya”, Sumenep, Livnaziyan Pustaka 2004, cetakan ke 2.

Basis Susilo, Terorisme perang global dan masa depan demokrasi: Terorisme dan perang global, Matapena, Jakarta, 2004.

Baqir Mannan, Perkembangan pemikiran dan pengaturan HAM di Indonesia, Alumni, Bandung, 2001.

David E. Epter, Pengantar analisa politik: Terjemahan oleh: Setiawan abadi, Jakarta, LP3ES, 1987.

Hendri Masduki, “Pemilihan umum presiden dan wakil presiden periode 2004-2009 dalam perspektif demokrasi”, Makalah ilmiah, Fakultas ilmu administrasi Universitas Madura (UNIRA) Pamekasan, 2005.

Hendri Masduki, “Otoritas Ideologi Dalam Sistem Berbangsa Indonesia”, Makalah ilmiah : serial kajian Mata kuliah “Sistem Sosial Budaya Indonesia (SIS.SOS.BUDIN)”, Fakultas ilmu administrasi (FIA) Universitas Madura (UNIRA), Pamekasan, 2004.

Magnis-Suseno, Pluralisme agama: Dialog dan konflik di Indonesia, Galang press, Yoyakarta, 2001.

Magnis Suseno, Etika politik: Prinsip moral-moral dasar kenegaraan modern, Gramedia, Jakarta, 1986.

Masykuri Abdillah, Demokrasi dipersimpangan makna, Tiara wacana, Yogyakarta, 2006.

Nanang Kosim, HAM dalam pespektif Islam, Skripsi tidak diterbitkan, Fakultas Syari’ah UIN Suka Yogyakarta, 2002.

H.A. Tilaar, Multikulturalisme: Tantangan-tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan Nasional, Gramedia Widiasarana, Jakarta, 2004.

Abdul A’la, MA, “Pluralisme Agama dalam perspektif”, Seminar BEM Fakultas Tarbiyah intitut dirosat islamiah Al-Amien (IDIA) prenduan sumenep Madura 2006.

Sartono Kartodirjo, Multidimensi pembangunan bangsa: Etos Nasionalisme dan Negara kesatuan, Kanisius, Yogyakarta, 1999.

Sutarjo Adisusilo, Nasionalisme, Demokrasi–Civil Sosiety, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, 2005.

St. Nugroho, Multikulturalisme, PT. Indeks, Jakarta, 2009.

Soerjono Soekanto, Sosiologi suatu pengantar, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1990.

Syaifullah fatah, M.A, “Catatan atas gagalnya politik orde baru”, Yogyakarta, Pustaka pelajar, 1998.

Umaruddin Masdar, dkk, “Mengasah naluri publik memahami nalar politik”, Yogyakarta, LKIS, 1999.

Wardaya Baskara, Nasionalisme Universal: Menjawab Ajakan “Pasca Nasionalis’’nya Romo Mangun”: Dalam Jurnal iman, ilmu, budaya, Bumi Aksara, Jakarta, Vol 3 Edisi September 2002.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


All publications by DIMENSI - Journal of Sociology are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.