Analisis pemangku kepentingan dalam pengembangan agro edu wisata kebun bang jani di Bangkalan
Abstract
Pengembangan agrowisata khususnya di Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani diperlukan adanya partisipasi yang baik antar pemangku kepentingan atau stakeholder yang terlibat agar terciptanya proses pengembangan yang efektif dan berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sekaligus mengklasifikasikan pemangku kepentingan dalam kegiatan pengembangan Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif untuk menguji partisipan para pemangku kepentingan dengan pendekatan stakeholders analysis. Berdasarkan hasil penelitian teridentifikasi 11 pemangku kepentingan menggunakan model penta helix yang terbagi dalam sektor pemerintah, akademisi, komunitas, pelaku usaha dan media. Kemudian diklasifikan ke dalam analisis stakeholder yang terbagi dalam beberapa klasifikasi yaitu key players, subject, context setter, dan crowd. Klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Bangkalan serta Pengelola Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani menempati posisi key players karena memiliki pengaruh dan kepentingan yang tinggi, sehingga perlu dilibatkan secara aktif pada pengelolaan, pengambilan keputusan, serta proses pengembangan Agro Edu Wisata.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andini, D. (2024). Analisis Pelaksanaan Program Destinasi Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani Terhadap Kesadaran Lingkungan Pengunjung (Generasi Muda) Di Kabupaten Bangkalan. Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 221–229. https://doi.org/10.37046/agr.v0i0.25911
Ardiansyah, I. (2021). Analisis Stakeholder dalam Pengembangan Ekowisata di Taman Wisata Alam Gunung Pancar Kabupaten Bogor. Eduturisma, 6(1), 1–8.https://www.ejournal.akpindo.ac.id/index.php/eduturisma/article/view/1223
Arsyila, B. T., Alim, M. N., Madura, U. T., & Wisata, A. E. (2024). Akuntabilitas pada Pengelolaan Pariwisata Agro Edu Wisata ( Studi pada Agro Edu Wisata Kebun Bang Jani ). 4(2), 71–77.
Aziz, K. F. (2023). Pengembangan potensi obyek wisata air terjun Nglirip Kabupaten Tuban. Entrepreneurship Bisnis Manajemen Akuntansi (E-BISMA), 4(1), 92–103. https://doi.org/10.37631/ebisma.v4i1.727
Baitulloh, T. G., D, D. R., & Rakhman, C. U. (2024). Role of Stakeholders in Developing Agricultural Educational Tourism Attractions in Tegalsumedang Village, Bandung Regency. Barista : Jurnal Kajian Bahasa Dan Pariwisata, 11(01), 44–57. https://doi.org/10.34013/barista.v11i01.1565
BPS. (2024). Statistik Pariwisata Provinsi Jawa Timur.
Dewi, P. R., Dwimawanti, I. H., & Djumiarti, T. (2023). Sinergitas Stakeholder Dalam Pengembangan Objek Wisata Pantai Purwahamba Indah Kabupaten Tegal Putri. Journal of Public Policy and Management Review, 12(3), 1–15.
Eidt, C. M., Pant, L. P., & Hickey, G. M. (2020). Platform, participation, and power: How dominant and minority stakeholders shape agricultural innovation. Sustainability (Switzerland), 12(2). https://doi.org/10.3390/su12020461
Fatin, A. D., Devina, F., & Musleh, M. (2024). Kolaborasi Stakeholder dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Pandean Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Jurnal Administrasi Publik, 15(1), 28–47. https://doi.org/10.31506/jap.v15i1.22207
Ginige, K., Amaratunga, D., & Haigh, R. (2018). Mapping stakeholders associated with societal challenges: A Methodological Framework. Procedia Engineering, 212, 1195–1202. https://doi.org/10.1016/j.proeng.2018.01.154
Gudlaugsson, B., Fazeli, R., Gunnarsdóttir, I., Davidsdottir, B., & Stefansson, G. (2020). Classification of stakeholders of sustainable energy development in Iceland: Utilizing a power-interest matrix and fuzzy logic theory. Energy for Sustainable Development, 57, 168–188. https://doi.org/10.1016/j.esd.2020.06.006
Handayani, F., & Warsono, H. (2015). Analisis Peran Stakeholders Dalam Pengembangan Objek Wisata Pany. Ilmu Administrasi Publik, 6(3), 1–13.
Khasanah, U., & Rodiyah, I. (2024). Strategi Badan Usaha Milik Desa Dalam Mengembangkan Agrowisata Belimbing. Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik Dan Bisnis, 05(1), 209–228.
Kiswanti, P., Fatchiya, A., & Sadono, D. (2023). Kapasitas Petani Muda Pengelola Wisata Agro di Kota Batu. Jurnal Penyuluhan, 19(02), 80–94. https://doi.org/10.25015/19202347707
Latianingsih, N., Rudatin, C. L., & Sofia, M. (2021). Analisis Stakeholderpada Pengembangan Desa Wisata Batu Layang Kabupaten Bogor. Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis Dan MICE XI, 11(1), 353–360. https://prosiding.pnj.ac.id/index.php/snrtb/article/view/198/202
Marcelina, S. dewi, Febryano, I. G., Setiawan, A., & Yuwono, S. B. (2018). Persepsi Wisatawan Terhadap Fasilitas Wisata Di Pusat Latihan Gajah Taman Nasional Way Kambas. Jurnal Belantara, 1(2), 45–53. https://doi.org/10.29303/jbl.v1i2.60
Melo, R. H., Kusmana, C., Eriyatno, & Nurrochmat, D. R. (2019). A stakeholder analysis of sustainable mangrove management in Kwandang, Sub-district of North, Gorontalo District. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 399(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/399/1/012071
Nabiha, S., & Saad, N. H. (2015). Tourism planning and stakeholders’ engagement: The case of Penang Island. Problems and Perspectives in Management, 13(2), 269–276.
Nurhasanah, D., & Akbar, Y. G. S. (2022). Stakeholder mapping in the Climate Village Program in DKI Jakarta. JPPUMA Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik Universitas Medan Area, 10(2), 149–158. https://doi.org/10.31289/jppuma.v10i2.7077
Nurkhalis, Arief, H., & Sunarminto, T. (2018). Analisis Stakeholders dalam Pengembangan Ekowisata di Hutan Adat Ammatoa Kajang Sulawesi Selatan. Jurnal Pariwisata, 5(2), 107–119. http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jp
Peraturan Menteri Pariwisata. (2016). Peraturan Menteri Pariwisata Republik indonesia tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan Nomor 14 Tahun 2016.
Permana, M. (2022). Strategi Pembangunan Kawasan Ekonomi Perdesaan Berbasis Masyarakat. Jurnal Plano Buana, 3(1), 10–22. https://doi.org/10.36456/jpb.v3i1.6201
Prasetyo, Y. N., & Adikampana, I. M. (2021). Strategi Pengembangan Agrowisata Kopi Di Desa Wisata Tempur Kabupaten Jepara. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(2), 416. https://doi.org/10.24843/jdepar.2021.v09.i02.p21
Putri, N. T., Yenisa, P., Lentina, U., & Pramasha, R. R. (2024). Potensi Sumber Daya Alam Dalam Mengembangkan Sektor Pariwisata Di Provinsi Lampung. IJSH: Indonesian Journal of Social and Humanities, 02(02), 12–28.
Rahmanita, M., Asmaniati, F., Agung, A. A. G., Muhardiansyah, D., & Mariati, S. (2022). Analisis Pemangku Kepentingan Pada Pengelolaan Ekowisata di Siberut Selatan Kepulauan Mentawai, Indonesia. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 27(2), 128–144.
Roxas, F. M. Y., Rivera, J. P. R., & Gutierrez, E. L. M. (2020). Mapping stakeholders’ roles in governing sustainable tourism destinations. Journal of Hospitality and Tourism Management, 45(September), 387–398. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2020.09.005
Salman, A., Jaafar, M., Mohamad, D., & Malik, S. (2021). Ecotourism development in Penang Hill: a multi-stakeholder perspective towards achieving environmental sustainability. Environmental Science and Pollution Research, 28(31), 42945–42958. https://doi.org/10.1007/s11356-021-13609-y
Selvia, S. I., Fitriatul Ulya, A., Made, N., Sari, W., & Mulyawati, S. (2024). Analisis Peran Stakeholder dalam Pengembangan Desa Agrowisata Kebon Ayu. 5(2), 219–231.
Simanjorang, F., Hakim, L., & Sunarti, S. (2020). Peran Stakeholder Dalam Pembangunan Pariwisata Di Pulau Samosir. Profit, 14(01), 42–52. https://doi.org/10.21776/ub.profit.2020.014.01.5
Soniawan, T. S. (2023). Analysis of the Implementation of the Pentahelix Model as a Way Out to Save Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) During Covid 19 in Tangerang City. Atlantis Press International BV. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-146-3_34
Sudiyono, Kurniawati, M., & Mustikowati, R. I. (2018). Agro Edu Wisata Desa Swaru Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Jurnal Pamator, 11(2), 8–11.
Sumandya, I. W., Dharmadewi, A. . I. M., Pranata, I. K. Y., Wijaya, M. A., Suryawan, I. P. P., Dewi, N. P. S. R., Ardanantya, I. G. A. M., Adnyani, I. G. K., Leonita, T. S., Herawati, D. M. E., & Yuda, I. P. D. (2024). Agrowisata Berkelanjutan Untuk Menekan Kerusakan. 3(2), 31–40.
Vrontis, D., Christofi, M., Giacosa, E., & Serravalle, F. (2022). Sustainable Development in Tourism: A Stakeholder Analysis of the Langhe Region. In Journal of Hospitality and Tourism Research (Vol. 46, Issue 5). https://doi.org/10.1177/1096348020982353
Wayan, N., Cintya, S., & Meitriana, M. A. (2024). Dampak Pariwisata Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Pelaku Umkm Di Desa Penglipuran Kabupaten Bangli Program Studi Pendidikan Ekonomi , Universitas Pendidikan Ganesha. 16(2), 330–342. https://doi.org/10.23887/jjpe.v16i2.77790
Wondirad, A., Tolkach, D., & King, B. (2020). Stakeholder collaboration as a major factor for sustainable ecotourism development in developing countries. Tourism Management, 78(1), 1–43.
Wulandari, S., Hadi, A., Zitri, I., Subandi, A., Studi, P., & Pemerintahan, I. (2024). Pengembangan Obyek Wisata Dengan Model Pentahelix ( Studi Kasus Pantai Wane Kabupaten Bima ). 13.
Yaqin, A., Imaniar, D., & Kurmadi, H. (2023). Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Melalui Pengembangan Desa Wisata (Studi Pada Badan Usaha Milik Desa Ijen Lestari Desa Tamansari Kecamatan Licin Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Mirai Management, 8(2), 367–375. https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai/article/view/4925%0Ahttps://journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai/article/download/4925/3234
Yusnita, V. (2019). Pengembangan Pariwisata Berbasis Agrowisata Melalui Penguatan Peran Kelompok Wanita Tani (Studi Di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten PESAWARAN). Jurnal IImiah Administrasi Publik Dan Pembangunan, 10(1), 9–18.
DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v7i1.33218
Refbacks
- There are currently no refbacks.



