Strategi pengembangan subsektor hortikultura untuk menunjang kawasan agropolitan di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan
Abstract
Kecamatan Burneh merupakan salah satu kecamatan yang telah ditetapkan menjadi Kawasan Agropolitan oleh Bupati Bangkalan. Salah satu potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Burneh yaitu subsektor hortikultura, sehingga dapat dikembangkan untuk menunjang Kawasan Agropolitan. Maka tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi komoditas unggulan tanaman hortikultura di Kecamatan Burneh dan menentukan strategi pengembangan komoditas unggulan tersebut. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu Analisis Location Quotient (LQ) dan juga Analytical Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa komoditas unggulan subsektor hortikultura di Kecamatan Burneh dengan nilai LQ terbesar adalah Melati dan Cabai Besar. Prioritas strategi pengembangan subsektor hortikultura di Kecamatan Burneh yaitu pengembangan agribisnis. Prioritas alternatif strategi pengembangan subsektor hortikultura pada komoditas Melati yaitu bunga rangkaian atau bunga tabur. Prioritas alternatif strategi pengembangan subsektor hortikultura pada komoditas Cabai Besar yaitu sambal atau saos cabe.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aljaninansya, H., Marwanti, S., & Barokah, U. (2022). Regional Analysis Of Large Chili Commodities ( Capsicum Annum L.) In Kolaka Regency. Iop Conference Series: Earth And Environmental Science, 1114(1). Https://Doi.Org/10.1088/1755-1315/1114/1/012060
Amalia, L. (2006). Penerapan Agropolitan Dan Agribisnis Dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. Jurnal Inovisitm, 5(2), 58–65.
Anshar, M. (2021). Perencanaan Kawasan Agropolitan Dan Integrasi Keilmuan (I. Siradjuddin, Ed.).
Arsil, P., Wicaksono, R., Hidayat, H. H., & Novitasari, D. (2022). Strategi Kerjasama Pengembangan Institusi Halal: Implementasi Pada Halal Center. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1), 590. Https://Doi.Org/10.29040/Jiei.V8i1.3794
Ash’ari, F. M., & Hasiani, Y. (2023). Analisis Komoditas Unggulan Subsektor Hortikultura Di Kabupaten Barito Kuala. 7(1), 874–884.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah. (2013). Rencana Strategis (Renstra) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bangkalan Tahun 2013 – 2018.
Badan Pusat Statistik. (2023). Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Bangkalan Menurut Lapangan Usaha. Https://Bangkalankab.Bps.Go.Id/Indicator/52/35/1/Distribusi-Persentase-Pdrb-Atas-Dasar-Harga-Berlaku-Menurut-Lapangan-Usaha.Html
Damayanti, Y., Nurchaini, D. S., & Ulma, R. O. (2023). Analisis Optimasi Dan Risiko Usaha Pada Usahatani Cabai Merah Di Kecamatan Kumpeh Kabupaten Muaro Jambi. Sepa: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 20(1), 84–95. Https://Doi.Org/10.20961/Sepa.V20i1.56415
David, J., & Kalbar, B. (2020). Pengelolaan Cabai Untuk Memperpanjang Masa Simpan Chili Management To Extend The Saving Time. Jurnal Pertanian Agros, 22(2).
Departemen Pertanian. (2002). Pedoman Umum Pengembangan Kawasan Agropolitan & Pedoman Program Rintisan Pengembangan Kawasan Agropolitan. Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian.
Dumatubun, E. S., Pattinama, M. J., Timisela, N. R., Pertanian, D., Pangan, T., & Ambon, K. (N.D.). Strategi Pengembangan Komoditas Biji Pala Di Ambon Nutmeg Commodity Development Strategy In Ambon.
Elizabeth, R., Em, G. I., & Ivan, G. S. (2021). Akselerasi Pengembangan Agribisnis, Kelembagaan Kemitraan Implementasi Mewujudkan Pensejahteraan Petani Hortikultura. 7(2), 1726–1739.
Elizabeth, R., Setiajie, I., Pusat, A., Ekonomi, S., Pertanian, K., Tentara, J., & Bogor, C. (2020). Akselerasi Hilirisasi Produk Agroindustri Berdayasaing Mendongkrak Kesejahteraan Petani Dan Ekonomi Pedesaan. 6(2), 890–918.
Faes, M., & Zuhriyah, A. (2023). Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan Sektor Pertanian Di Kecamatan Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. 4(1), 137–150.
Fitriani, S., Yusmarini, Hapsoh, Dini, I. R., & Wawan. (2022). Pengolahan Cabai Merah Menjadi Saus Cabai Di Desa Langsat Permai Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak. 7(3), 415–422.
Hayati, M., & Sugiarti, T. (2009). Prospek Agribisnis Tanaman Melati Dan Peran Wanita Madura. 6(1), 47–56.
Heldayani, E. (2022). Implementasi Metode Location Quotient (Lq) Untuk Analisis Potensi Komoditas Unggulan Subsektor Hortikultura Di Kabupaten Muara Enim. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 6(2), 220–231. Https://Doi.Org/10.29408/Geodika.V6i2.6496
Helmi, M., Putu Sriartha, I., & Made Sarmita, I. (2021). Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan Subsektor Tanaman Perkebunan Di Kabupaten Buleleng. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 9(1), 26–35. Https://Doi.Org/10.23887/Jjpg.V9i1.29959
Iswari, K. (2022). Inovasi Teknologi Pengolahan Cabai Mendukung Pengembangan Industri Olahan Di Sumatera Barat. Jurnal Sains Agro, 7(1), 65–78.
Manihuruk, E. (2023). Analisis Komoditas Hortikultura Unggulan Di Kabupaten Kotawaringin Timur Melalui Pendekatan Komoditas Basis. 12(2), 116–127.
Martadona, I., Purnamadewi, Y. L., & Najib, M. (2014). Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Tanaman Pangan Di Kota Padang. Tata Loka, 16(4), 234–244.
Muharromi. (2022). Tahun 2023 Bangkalan Ditarget Jadi Kawasan Agropolitan. Https://Maduraindepth.Com/Tahun-2023-Bangkalan-Ditarget-Jadi-Kawasan-Agropolitan
Muskaromah, S. (2019). Pembangunan Pertanian Dan Perekonomian Pedesaan Melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Dengan Agribisnis Budi Daya Melati Dan Roncean. 551–565.
Nurmaydha, A., Mustaniroh, S. A., Universitas, S., & Malang, B. (2019). Strategi Pengembangan Restoran Halal Sebagai Penunjang Hotel Syariah (Studi Kasus Di Unida Gontor Inn, Universitas Darussalam Gontor Ponorogo). Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam Dinar, 6(2), 71–82. Https://Doi.Org/10.21107/Dinar
Pradita, R. M., Falatehan, A. F., & Raswatie, F. D. (2022). Analysis Of The Development Of Superior Food Crop Commodities At Subdistrict Level In Bogor Regency. 1–14.
Pribadi, D., Saputra, R. A., Huddin, J. M., & Gunawan. (2020). Sistem Pendukung Keputusan (Cetakan Pertama). Graha Ilmu.
Rohma, A., & Rahmawati, F. (2020). Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Komoditas Unggulan Tanaman Hortikultura Di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 5(2).
Rumengan, M. M. (2015). Kajian Kinerja Agribisnis Starwberry Organik Study Kasus Kelompok Tani Kina Kelurahan Rurukan Dan Kelompok Tani Agape Kelurahan Rurukan Satu. 1–19.
Samsuriadi, Lubis, S. N., & Thaha, A. S. (2023). Analisis Potensi Dan Strategi Kebijakan Prioritas Pengembangan Tanaman Pangan Dalam Rangka Pengembangan Wilayah Pedesaan Di Kabupaten Aceh Tenggara. Jasc (Journal Of Agribusiness Sciences), 7(1), 9–20. Https://Doi.Org/10.30596/Jasc.V7i1.14251
Saputra, A., Batubara, M. M., & Abubakar, R. (2015). Peranan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (Puap) Terhadap Produksi Bibit Karet Di Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin. Societa, Iv(2), 96–104.
Sari, M., & Tamami, N. D. (2020). Struktur, Perilaku, Dan Kinerja Usaha Ronce Melati Rato Ebhu Di Desa Tunjung Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan. Agriscience, 1(1), 292–307. Http://Journal.Trunojoyo.Ac.Id/Agriscience
Setiavani, G., & Herdianto, A. R. (2015). Analisis Kelayakan Teknis Dan Ekonomis Agroindustri Saos Cabal Di Kabupa Ten Bener Meriah. Agrica Ekstensia, 9(2), 1–8.
Sihombing, A. J., Sinaga, S., & Elbaar, E. F. (2020). Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan Di Kelurahan Banturung Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya. Journal Of Environment And Management, 1(3), 212–220.
Sucipto, S., Effendi, Ud, Pinandito, A., & Tolle, H. (2018). Halal Culinary Tracking Application At Food Souvenirs Center Based On Analytical Hierarchy Process (Ahp) Method Article In Pertanika Journal Of Social Science And Humanities. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/325273216
Sudjatmiko, D. P., Siddik, M., Anwar, A., Zaini, A., & Dipokusumo, B. (2023). Pengembangan Agroindustri Pengolahan Hasil Pertanian Kelompok Wanitatani Di Kecamatan Kediri Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Gema Ngabdi, 5(1), 56–67. Https://Doi.Org/10.29303/Jgn.V5i1.321
Supriadi, A., Rustiandi, A., Komarlina, D. H. L., & Ardiani, G. T. (2018). Analytical Hierarchy Process (Ahp) :Teknik Penentuan Strategi Daya Saing Kerajinan Bordir. Cv Budi Utama.
Suryati, Masrullita, Meriatna, Sulhatun, Za, N., & Ishak. (2022). Pelatihan Teknologi Pengolahan Saus Cabai Dan Keamananan Pangannya Untuk Masyarakat Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, 1(1), 26–32. Https://Doi.Org/10.29103/Jmm
Susanawati, & Pertiwi, A. (2024). The Red Chili Supply Chain Management Produced From Coastal Land Based On Food Supply Chain Network To Realize Agriculture Sustainability In Bantul Indonesia. Iop Conference Series: Earth And Environmental Science, 1302(1). Https://Doi.Org/10.1088/1755-1315/1302/1/012144
Syafa’at, N. (2000). Analisis Dampak Krisis Ekonomi Terhadap Kesempatan Kerja Dan Identifikasi Komoditas Andalan Sektor Pertanian Di Wilayah Sulawesi: Pendekatan Input-Output. Ekonomi Dan Keuangan Indonesia, Xlviii(4), 369–393.
Syaukat, Y. (2009). Pengembangan Agribisnis Dalam Rangka Pembangunan Ekonomi Lokal Di Kabupaten Kapuas,Kalimantan Tengah. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 1(1), 26–43.
Taringan, R. (2005). Ekonomi Regional : Teori Dan Aplikasi. Pt Bumi Aksara.
Widiastuti, T., Nurdjanah, S., & Utomo, T. P. (2020). Nilai Tambah Pengolahan Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Menjadi Kelanting Sebagai Snack Lokal. Jurnal Agroteknologi, 14(01), 58–68.
Wijaya, O. (2017). Strategi Pengembangan Komoditas Pangan Unggulan Dalam Menunjang Ketahanan Pangan Wilayah (Studi Kasus Di Kabupaten Batang, Propinsi Jawa Tengah). Agraris: Journal Of Agribusiness And Rural Development Research, 3(1). Https://Doi.Org/10.18196/Agr.3144
Zulkarnain. (2014). Dasar-Dasar Hortikultura. Pt Bumi Aksara.
DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v6i2.26560
Refbacks
- There are currently no refbacks.



