Strategi pengembangan kawasan agropolitan komoditas kopi di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang

Ahmad Alwi Rafi'u Agastya, Aminah Happy Moninthofa Ariyani

Abstract


Kabupaten Jombang merupakan salah satu penghasil kopi yang dijadikan sebagai pengembangan kawasan agropolitan di Jawa Timur. Kondisi wilayah Kecamatan Wonosalam sangat mendukung dalam pengembangan kawasan agropolitan. Kondisi ini ditandai dengan adanya lahan perkebunan kopi yang setiap tahunnya mengalami kenaikan. Produktivitas yang menurun setiap tahunnya disebabkan oleh penambahan lahan baru yang harus dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini (1) untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal komoditas kopi di kawasan agropolitan Kecamatan Wonosalam (2) merumuskan strategi-strategi pengembangan serta menentukan prioritas strategi yang digunakan dalam pengembangan kawasan agropolitan komoditas kopi di Kecamatan Wonosalam. Metode penelitian ini menggunakan analisis SWOT dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kawasan agropolitan komoditas kopi di Kecamatan Wonosalam berada di kuadran III. Strategi pada kuadran III merupakan strategi yang memanfaatkan peluang dan memperbaiki kelemahan. Rekomendasi strategi yang disarankan yaitu mengubah strategi sebelumnya. Prioritas strategi yang digunakan yaitu dengan menyediakan informasi pasar kepada petani dan pelaku usaha.


Keywords


Strategi, Agropolitan, Kopi, Analisis SWOT, AHP

Full Text:

PDF

References


Adinandra, R., & Pujianto, T. (2020). Analisis Sistem Produksi Kopi Menggunakan Good Agriculture Practices. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 4(2), 288–297.

Ahmad, S., & Saleh, H. (2019). Agropolitan Area Development Model as an Effort to Improve Local Economic Growth Enrekang District. International Journal of Advanced Engineering Research and Science, 6(10), 66–73.

Asnawi, R., Rivaie, A. A., Wibawa, W., Arief, R. W., Adriyani, F. Y., Slameto, & Jannah, E. M. (2019). Pengaruh Pengelolaan Faktor Internal Usahatani terhadap produksi Kopi Di Provinsi Lampung. Jurnal Wacana Pertanian, 16(1), 1–9.

Bachtiyar, Z., & Prabawati, I. (2016). Evaluasi Pengembangan Kawasan Agropolitan Pada Komoditas Kopi Di Desa Carangwulung Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang. Publika, 4(9), 1–8.

Basuki, A. T. (2012). Pengembangan Kawasan Agropolitan. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 13(1), 53–71.

Bilhak, A., & Ma’rif, S. (2014). Pengembangan Agribisnis Kopi Dalam Kerangka Pembangunan Ekonomi Wilayah Di Kabupaten Aceh Tengah (Studi Kasus: Kabupaten Aceh Tengah). Jurnal Teknik Perencanaan Wilayah Kota, 3(2), 254–261.

BPS. (2020). Statistik Kopi Indonesia. Badan Pusat Statistik. Jakarta

BPS. (2021). Kecamatan Wonosalam Dalam Angka 2021. Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang. Jombang

Daini, R., Iskandar, I., & Mastura, M. (2020). Pengaruh Modal dan Luas Lahan Terhadap Pendapatan Petani Kopi di Desa Lewa Jadi, Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah. J-ISCAN: Journal of Islamic Accounting Research, 2(2), 136–157.

Febrianti, T., & Irianti, E. F. (2018). Strategi Pengembangan Agribisnis Di Kawasan Agropolitan Kabupaten Garut. Jurnal Agribisnis Terpadu, 11(1), 38–48.

Harini, C., & Yulianeu, Y. (2018). Strategi Penetrasi pasar UMKM Kota Semarang Menghadapi Era Pasar Global MEA. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 21(2), 361–381.

ICO. (2020). Total Production and Exports Coffee by All Exporting Countries. International Coffee Organizatior.

Iriantini, D. B., Thohiron, M., & Soemaryono. (2019). Pengembangan Kawasan Agropolitan Gendangsari dengan Model Coorporate Farming Kabupaten Madiun. Jurnal Pemerintahan, Pembangunan Dan Inovasi Daerah, 1(2), 78–90.

Khaliqi, M., Panea, T. C., Suprianaa, T., Fatonia, R. B. M. I., Raju, & Ayu, P. C. (2020). Meningkatkan Produktivitas dan Daya Tahan Tanaman Kopi dengan Aplikasi Pupuk Organik Secara Tepat. ANR Conference Series 03, 3(2), 64–69.

Krisnamurthi, B. (2020). Pengertian Agribisnis. Puspa Swara. Depok

Laksmi, N. M. C., Sumantra, I. K., & Maba, W. (2021). Robusta Coffee Agropolitan Development Strategy in Pupuan Tabanan District Ni. MediaTrend, 16(1), 215–227.

Mahi, A. K. (2016). Pengembangan Wilayah. Kencana. Jakarta

Martadona, I., Purnamadewi, Y. L., & Najib, M. (2014). Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Tanaman Pangan di Kota Padang. Tata Loka, 16(4), 234–244.

Mawardi, I., Hanif, Jannifar, & Safaruddin. (2020). Penerapan Mesin Sortasi Dalam Upaya Efesiensi Proses Produksi Kopi Gayo Sebagai Produk Unggulan Daerah Aceh Tengah. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 3(2), 476–485.

Mustiko, C., Sudhiarsana, I. G. P. L. S., Akbar, A. F. D., Sari, G. K. P., & Wahdania, S. (2021). Digitasi Lahan Pertanian Kopi Kelompok Tani Mule Jati Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(3), 158–161.

Mutaqin, Z., & Haidir, H. (2021). Strategi Pengembangan Komoditas Unggulan Sektor Pangan Pada Kawasan Agropolitan Di Kota Pagar Alam. Jurnal Tekno Global, 10(1), 33–40.

Patiung, M., Wisnujati, N. S., MJH, S. R., Wanto, H. S., & Ernawati. (2020). Pengembangan Kawasan Agropolitan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Sosio Agribisnis, 20(1), 86–101.

Pertanian, K. (2020). Outlook Komoditas Kopi. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. Jakarta

Prabowo, T. A. (2015). Analisis Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Kabupaten Nganjuk. Media Trend, 10(2), 183–195.

Pratita, D. G., & Budiarto, R. (2021). Comparative Advantage and Export Performance of Indonesia and Vietnam Coffee to the US Market during 2001-2019 1. Jurnal Agriekonomika, 10(2), 137–144.

Rahim, H. A. R., & Radjab, E. (2017). Manajemen Strategi. Lembaga Perpustakaan dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Makassar. Makassar

Randa, F., & Kamase, R. (2017). Peremajaan Tanaman Kopi Kelompok Tani “donda” Pada Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) Pango-Pango. Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 2017, 393–400.

Rohma, A., & Rahmawati, F. (2020). Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Komoditas Unggulan Tanaman Hortikultura di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Jurnal Kajian Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 5(2), 387–246.

Rotz, C. A., Asem-Hiablie, S., Place, S., & Thoma, G. (2019). Environmental Footprints Of Beef Cattle Production In The United States. Agricultural Systems, 169, 1–13.

Sakina, D. (2020). Strategi Pengembangan Usahatani Padi Di Kabupaten Sumenep. Agriscience, 1(2), 475–486.

Sasana, H. (2018). Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Berbasis Peningkatan Daya Saing Produk Agribisnis Unggulan. Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan), 2(2), 1–16.

Sitanggang, J. T. N. (2013). Pengembangan Potensi Kopi Sebagai Komoditas Unggulan Kawasan Agropolitan Kabupaten Dairi. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan, 1(6), 33–48.

Sugiarti, L. (2019). Identifikasi Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kopi Di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti. Jurnal Agrowiralodra, 2(1), 16–22.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian : Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. In Alfabeta. Alfabeta. Bandung

Sunarharum, W. B., Fibrianto, K., Yuwono, S. S., & Nur, M. (2019). Sains Kopi Indonesia. UB Press. Malang

Supriadi, A., Rustandi, A., Komarlina, D. H. L., & Ardiani, G. T. (2018). Analytical Hierarchy Process (AHP) Teknik Penentuan Strategi Daya Saing Kerajinan Bordir. In Deepublish (Ed.), Advanced Decision Making for HVAC Engineers. Yogyakarta

Taufiqurahman. (2016). Kepemimpinan dalam Manajemen. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama. Jakarta

Wokas, J. J., Memah, M. Y., & Baroleh, J. (2020). Strategi Pengembangan Kawasan Agropolitan Rurukan Kota Tomohon. Agrirud, 2(3), 246–257.

Yunas, N. S. (2019). Implementasi Konsep Penta Helix dalam Pengembangan Potensi Desa melalui Model Lumbung Ekonomi Desa di Provinsi Jawa Timur. Matra Pembaruan, 3(1), 37–46.

Yusifa, N., & Sudarko. (2022). Motivasi Petani Kopi dan Faktor-Faktor Penentu dalam Penerapan Inovasi GAP di Sentra Kopi Hutan Rakyat Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Respati, 13(1), 9–20.

Zakaria, A., Aditiawati, P., & Rosmiati, M. (2015). Strategi Pengembangan Usaha Tani Kopi Arabika (Kasus Pada Petani Kopi Di Desa Suntenjaya Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat). Jurnal Sosioteknologi, 16(3), 325–338.




DOI: https://doi.org/10.21107/agriscience.v3i3.16757

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License