ADOPSI TEKNOLOGI PERTANIAN UNTUK PEMBANGUNAN PEDESAAN: SEBUAH KAJIAN SOSIOLOGIS

Apri Kuntariningsih, Joko Mariyono

Abstract


ABSTRAK

Teknologi pertanian diharapkan dapat membantu petani untuk meningkatkan kesejahteraan. Berbagai teknologi pertanian telah diperkenalkan dan disebarluaskan kepada petani, tetapi sebagian besar petani pedesaan masih dianggap tertinggal dari masyarakat lain. Kajian ini bertujuan  mempelajari kegagalan penyebaran teknologi pertanian dalam mengentaskan kemiskinan di daerah pedesaan. Berdasar kajian ini nantinya diharapkan mampu merumuskan strategi dari asepk sosiologis terkait penyebaran teknologi pertanian. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa faktor sosial, ekonomi dan kelembagaan perlu mendapat perhatian lebih dari pembuat kebijakan baik di tingkat nasional dan lokal dalam rangka untuk meningkatkan dampak diseminasi teknologi pertanian dalam peningkatan kesejahteraan petani di daerah pedesaan.


ABSTRACT

Agricultural technology is expected to help farmers to improve welfare. Various agricultural technologies have been introduced and disseminated to farmers, but to some extents, peasants are still considered lag behind other communities. This paper is conducted investigate the failure of agricultural technologies dissemination in alleviating poverty in rural areas. This strudy showssocial, economic and institutional factors that need more attention from policy makers both at national and local levels in orde to improve impact of agricultural technology dissemination in escalating farmers’ welfare in rural areas. 



Keywords


Adopsi Teknologi Pertanian, Pendekatan Sosiologis, Pembagunan Pedesaan

References


Badan Pusat Statistik, Profil Kemiskinan Di Indonesia September 2012, No. 06/01/Th. XVI, 2 Januari 2013

Coleman, J.S. 1988. Social Capital In The creation Of Human Capital.American Journal of Sociology Supplement 94: S95-S120.

Comba, Philip H. & Ahmed, Manzoor. 1985. Memerangi Kemiskinan di Pedesaan Melalui Pendidikan Non Formal. CV Rajawali. Jakarta

FAO.1989. Sustainable Development And Natural Resources Management. Twenty-Fifth Conference, Paper C 89/2 Simp 2, Food And Agriculture Organization, Rome.

Hasbullah, Jousairi, 2006. Social Capital, Menuju Keunggulan Budaya Manusia Indonesia. MR-United Press. Jakarta

Korten, David C., & Klauss, Rudi .1984. Pembangunan yang Memihak Rakyat. Penerbit Lembaga Studi Pembangunan. Jakarta

Korten, David C., & Klauss, Rudi 1984. Contributions toward TheoryPlanning Framework For People Centered Development. Kumarian Press. West Hardfort. Connecticut

Korten, David C., & Klauss, Rudi; Carner, George. 1988. “Kerangka Kerja Perencanaan Untuk Pembangunan Yang Berpusat pada Rakyat,” dalam D.C. Korten dan Sjahrir (peny.), Pembangunan Berdimensi Kerakyatan, Yayasan Obor Indonesia. Jakarta

Lawang, Robert MZ. 2004. Kapital Sosial dalam Prespektif Sosiologik, Suatu Pengantar. UI Press. Jakarta

Rogers, Everett M. 1995. Diffusion of Innovation. The Free Press, A Division of Macmillan Publishing C., Inc. New York

Sumardjo, 2000. Autonomy as an Indicator of Farmer Readiness for Challenging the Era of Economic Globalization. Agricultural Socio Economic Science, Agricultural Faculty of IPB.

Sumarnonugroho, T. 1984. Sistem Intervensi, Kesejahteraan Sosial. Penerbit PT. Hanindita. Yogyakarta

Untung, K. 2009. Penerapan Pertanian Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan. Kalam Kebun Politeknik Negeri Lampung., http://kebun93.blogspot.com/2009/04/penerapan-pertanian-berkelanjutan-untuk.html, Diakses tanggal 21 Juni 2014.




DOI: https://doi.org/10.21107/agriekonomika.v3i2.453

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c)





 
Creative Commons License
Copyright @ 2013 Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia