Kecemasan akan Kepuasan Pernikahan Istri-istri Pelaut

Windah Riskasari

Sari


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecemasan akan kepuasan pernikahan pada istri-istri pelaut.  Kecemasan adalah sebagai bentuk simptom atau gejala yang muncul, kecemasan yang timbul bisa berupa kecemasan fisik maupun kecemasan Psikis.  Kecemasan fisik dapat berupa gemetar, tidak bisa tidur, keluar keringat dingin mual dan lainnya.  Sedangkan kecemasan psikologis dapat berupa takut untuk melakukan sesuatu dan lain-lainnya.  Pelaut merupakan suatu pekerjaan yang dikhususkan bagi orang-orang yang bekerja, berlayar bahkan berkehidupan dilaut.  Pelaut yang sering pergi berlayar selama berhari-hari bahkan bulan-bulan sehingga durasi untuk bertemu bahkan bertatap muka dengan keluarga anak dan istrinya minim sekali.  Kepuasan pernikahan merupakan bentuk seberapa besar istri-istri pelaut tersebut mampu menjalani hidup dan kehidupannya baik sebagai ibu rumah tangga maupun sebagai wanita pekerja.  Subyek penelitian ini adalah istri-istri pelaut yang berjumlah 43 subyek yang terdiri dari 29 subyek yang tinggal di Flat armada timur Surabaya dan 14 subyek yang terdapat di luar Flat, yang mana masing-masing subyek tersebut berstatus istri anggota, perwira dan pelaut (Swasta).  Sampel penelitian menggunakan teknik Purposive sampling, yaitu pengambilan sampel yang karakteristiknya sudah ditentukan dan diketahui terlebih dahulu berdasarkan ciri-ciri tertentu.  Hasil penelitian didapat Uji hubungan teknik korelasi product moment diperoleh hasil bahwa nilai koefisien korelasi (Rxy) adalah -0,019 lebih kecil dari R table untuk N=43 dengan taraf signifikansi 5% yaitu 0,301 dan diketahui juga bahwa nilai Sid (2-tailed) adalah 0,906 yang berarti lebih besar dari 0,05 sehingga kesimpulannya Tidak ada hubungan antara variable X dengan variable Y

Kata kunci :  Kecemasan, Kepuasan pernikahan


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Belsky, Janet. (1997). The adult experience. USA: West Publishing Company.

Bruno, Frank (1998) Strategi memahami dan menghilangkan kecemasan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

Cavanaugh, J.C., Blanchard-Fields, F. (2006). Adult development and aging (5th ed). USA: Thomson Wadsworth.

Hendrick, S & Hendrick, C. (1992). Liking, loving & relating (2nd ed). California: Brooks/ Cole Publishing Company Pacific Grove.

Hurock, E.B. (1990). Psikologi perkembangan, suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Penerbit Erlangga

Fowers, B. J. & Olson, D. H. (1989). Enrich marital inventory: a discriminant validity & cross-validity assessment. Journal of Marital and Family Therapy,15 (1), 65-79

N, Arnot (2006) Kecemasan menyeluruh. Jakarta: Prenhalindo

Lemme, B. H. (1995). Development in adulthood. USA: Allyn & Bacon.

O’Leary, V., Unger, R.K. & Wallstone, B.S. (1985). Women, gender, & social psychology. New Jersey: Lawrence Earlbaum Associates

Singarimbun, M & Sofyan Efendi, 1995. Metode Penelitian Survei. LP3ES. Jakarta

Sugiyono, 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta. Bandung

Suryabrata, Sumadi. (2006). Metodologi Penelitian. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Sutardjo, (2005) . Pengantar Psikologi abnormal. Bandung. PT.Refika Aditama

Wolfinger, Nicholas H. & Wilcox, W. Bradford. (2008). Happily ever after? Religion, marital status, gender and relationship quality. Social Forces, 86, 3; Platinum Periodicals


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Prodi Psikologi Universitas Trunojoyo Madura