EFEKTIVITAS PELATIHAN SEFT (SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE) TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN WANITA YANG BERADA PADA MASA KLIMAKTERIUM BERDASARKAN PENGETAHUAN TENTANG PREMENOPAUSE

Arik Triastutik, Andik Matulessy, Herlan Pratikto

Sari


Kecemasan merupakan suatu perasaan tidak nyaman yang dialami oleh wanita di fase premenopause yang ditandai adanya beberapa reaksi yaitu ; Reaksi fisiologis,Reaksi Kognitif, Reaksi perilaku, dan Reaksi Emosional. Metode SEFT merupakan suatu teknik yang mengkombinasikan penyelarasan sistem energi tubuh dan terapi spiritualitas dengan menggunakan metode tapping (ketukan) dalam mengatasi masalah fisik dan psikologis yang dilakukan dengan cara mengetuk dibeberapa titik dibagian tubuh dengan dua jari yang berdurasi waktu ±5-50 menit. Pada penelitian ini, pelatihan SEFT bertujuan untuk menetralisir emosi negatif sehingga subjek lebih realistis terhadap kecemasannya sehingga akan berdampak pada penurunan kecemasan yang selama ini dialami subjek. Desain penelitian ini termasuk ke dalam quasi experiment dengan jenis rancangan yang digunakan adalah one group pre test - post test design (before and after). Subjek penelitian diambil dengan teknik purposive sampling pada wanita berusia 40-55 tahun yang belum menopause. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala ARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) telah dibuktikan memiliki validitas dan reliabilitas cukup tinggi untuk melakukan pengukuran kecemasan pada penelitian trial clinic yaitu 0,93 dan 0,97. Analisis data yang menggunakan uji non parametric Wilcoxon Signed Ranks Test pada kelompok eksperimen diperoleh hasil Z = -2,820 dengan nilai p = 0,005 (p < 0,05), artinya setelah dilakukan intervensi pelatihan SEFT terjadi penurunan skor skala kecemasan. Hal tersebut menandakan bahwa Pelatihan SEFT efektif secara signifikan untuk menurunkan kecemasan pada wanita premenopause, sehingga hipotesis pertama diterima. Perhitungan hasil analisis menggunakan uji Mann Whitney Test berdasarkan tingkat pengetahuan tentang premenopause menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kecemasan antara pengetahuan tentang premenopause kategori kurang, kategori cukup, dan kategori baik. Hal ini berarti tingkat pengetahuan tentang premenopause tidak mmberikan pengaruh yang signifikan terhadap kecemasan, sehingga hipotesis ditolak.

Kata kunci : Kecemasan, SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique), Tingkat Pengetahuan Premenopause


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anwar, Zainul & Niagara, S. T. 2011. Model Terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) Untuk Mengatasi Gangguan Fobia Spesifik. Naskah Publikasi Peneltiian Pengembangan IPTEKS. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang.

Anggorowati, Prapti. 2014. Evaluasi Hasil Metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Bagi Pecandu Rokok. Skripsi. Program Studi Kesejahteraan Sosial Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Astuti, Ria. 2013. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Menopause Dengan Tingkat Kecemasan Pada Wanita Perimenopause di Dusun Sonopakis Lor RT 2 Bantul Yogyakarta. Skripsi. Program Studi Bidan pendidik Jenjang D IV Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Yogyakarta.

Hastono, SP. 2001. Analisis Data. Jakarta : FKM-UI.

Hawari, Dadang. 2016. Manajemen Stress, Cemas, dan Depresi. Jakarta : Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Hidayat, Mohamad Riyan. 2012. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Premenopause Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Menopause di Desa Pulutan Wonosari Gunung Kidul. Skripsi. Pprogram Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jenderal Achmad Yani Yogyakarta.

Lilyanti, Henny. 2016. Studi Analisis Terhadap Penggunaan Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Yang Dapat Digunakan Sebagai Terapi Pada Klien Yang Mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 15 Nomor 1 Februari 2016.

Lombogia, Moudy. 2014. Hubungan Perubahan Fisik Dengan Kecemasan Wanita Usia 40-50 Tahun Dalam Menghadapi Menopause di Kelurahan Papusungan Kecematan Lembeh Selatan. JUIPERDO,VOL 3, N0. 2 September2014l. Jurusan Keperawatan Politeknik Kemenkes Manado.

Remedina, Gipeel. 2013. Tingkat Pengetahuan Ibu Usia 40-45 Tahun tentang Premenopause di Desa Kunden Kecamatan Bulu Kab.Sukoharjo. Tugas Akhir. Program studi diploma III Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kusuma Husada Surakarta.

Santoso, S. 1999. SPSS Mengolah Data Statistik Secara Profesional. Jakarta : Gramedia.

Santoso, S. 2001. Buku Laatihan Statistik Non Parametrik. Jakarta : Gramedia.

Sriwaty, Ida. 2015. Pengaruh Psikoedukasi Menopause dan RelaksasiUntuk Menurunkan Kecemasan Pada Wanita Perimenopause. Tesis. Porgram Pascasarjana Magister Profesi Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta.

Suhaidah, Dede. 2013. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Perempuan Dalam Menghadapi Menopause di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Pulo Gebang Jakarta Timur. Skripsi. Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ulyah, Shifatul. 2014. Efektifitas SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) Dalam Menurunkan Kecemasan. Skripsi. Program Studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Wahyuni, Sri. 2013. Tingkat Pengetahuan Wanita Premenopause Tentang Menopause di Desa Ngablak Kelurahan Tanjung Kecamatan Klego Kab.Boyolali. Tugas Akhir. Program studi diploma III Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kusuma Husada Surakarta.

Wijayanti, Maria Tri. 2011. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Kecemasan Pada Wanita Premenopause di Desa Jendi Kec.Selogiri Kab.Wonogiri. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Program Studi Magister Kedokteran Keluarga.

Zainudin, A. F. 2009. Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Jakarta : PT. Arga Publishing


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Prodi Psikologi Universitas Trunojoyo Madura