ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF DAN LOKASI KLASTER INDUSTRI MAKANAN DAN MINUMAN JAWA TIMUR

- Sutikno, Titov Chuk’s Mayvani

Abstract


Dilihat dari jumlahnya usahanya, provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang mempunyai jumlah industri makanan minuman terbanyak di Indonesia. Banyaknya industri makanan minuman di Jawa Timur terindikasi juga oleh faktor potensi wilayah yang ada di masing-masing Kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komparatif industri dan klaster industri makanan dan minuman di masing-masing wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Untuk menganalisis keunggulan komparatif digunakan beberapa alat analisis diantaranya: Location Qoutient (LQ), Shaft-share (SS), Rasio Pertumbuhan dan kontribusi. Sedngkan untuk menganalisis klaster industri digunakan alat analisis klaster.

Hasil analisis menunjukkan bahwa: daerah yang mempunyai keunggulan komparatif industri makanan dan minuman adalah Kota Kediri, Kota Malang, dan Kabupaten Probolinggo. Hasil analisis klater menunjukkan bahwa, klaster industri makanan minuman di Jawa Timur hampir menyebar di seluruh wilayah Jawa Timur. Namun untuk jenis industri tertentu seperti pengolahan susu cenderung mengelompok di wilayah Kota Batu dan sekitarnya. Jenis industri kue dan camilan cenderung mengelompok di Kota Malang dan sekitarnya.

Keywords


Industri; Klaster; Keunggulan Komparatif

Full Text:

PDF

References


Aziz, I., J. 1994. Ilmu Ekonomi Regional dan Beberapa Aplikasinya di Indonesia. Jakarta: Lembaga Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Badan Pusat Statistik. 2008 -2012. Berita Resmi Statistik: PDB dan PDRB. Melalui http://www.bps.go.id.12 Juli 2013.

Daryanto, A. dan Hafizrianda, Y. 2010. Model-Model Kuantitatif untuk Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah. Bogor: IPB Press.

Denny Ferdiansyah dan Eko B. Santoso. 2013. Pola Spasial Industri Unggulan di Propinsi Jawa Timur (Studi Kasus: Sub Sektor Industri Kulit, Barang Kulit dan Alas Kaki). Jurnal Teknik Points Vol. 2 No. 1 (201) ISSN 2337 – 3539 ITS Surabaya.

Isard, W. 1956. Location and Space Economy, Cambridge, MIT Press.

Kuncoro, Mudrajad. 2002. Analisis Spasial dan Regional:Studi Aglomerasi dan Kluster Industri Indonesia. Yogyakarta: UPP AMPYKPN.

Kuncoro, Mudrajad. 2012. Ekonomika Aglomerasi : Dinamika dan Dimensi Spasial Kluster Industri Indonesia. Yogyakarta: UPP AMPYKPN.

Philippe Martin and Gianmarco I. P. Ottaviano, Growth and Agglomeration. International Economic Review. Volume 42, Issue 4, pages 947–968, November 2001

Stuart S. Rosenthal, Evidence on the Nature and Sources of Agglomeration Economies. Prepared for the Handbook of Urban And Regional Economics, Volume 4. November 4, 2002

Stuart S. Rosenthal , and William C. Strange, The Micro-Empirics of Agglomeration Economies, Prepared for the Blackwell Companion to Urban Economics. April 13, 2004




DOI: http://dx.doi.org/10.21107/nbs.v10i2.2431

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Neo-Bis

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Creative Commons License

Copyright @ 2015, Faculty of Economics, Trunojoyo University of Madura