Perbaikan Kualitas Wire Rod Steel Di PT. Krakatau Steel (persero) Tbk. Cilegon Menggunakan Pendekatan Six Sigma

Aditya Rahadian Fachrur, Putu Dana Karningsih

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan proses produksi wire rod steel di PT. Krakatau Steel (persero) Tbk. Cilegon dengan menggunakan pendekatan six sigma. Tingginya jumlah defectwire rod steel menyebabkan Divisi Wire Rod Mill selalu melebihi batas defect yang diizinkan oleh perusahaan dan berakibat pada kerugian. Pendekatan six sigma dilakukan dengan menggunakan beberapa metode seperti menghitung defect permillion opportunity, level sigma, analisa pareto, diagram ishikawa dan borda count methods. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa DPMO dari produk wire rod steel adalah sebesar 899,978 dengan level sigma 4,621σ. Berdasarkan analisa pareto bahwa defect yang paling sering terjadi adalah defect laps dengan jumlah 288,512 Ton dan penyebab-penyebab utama terjadinya defect adalah kerusakan guide dan operator tidak melakukan adjustment bar. Rekomendasi yang dapat diberikan pada PT. Krakatau Steel (persero) Tbk. Cilegon adalah maintenance harus tetap dijalankan meskipun sedang tidak produksi, melibatkan bagian perawatan dalam memperbaiki kerusakan, program direct buying untuk sparepart di bawah harga tertentu melalui Prima Koperasi Krakatau Steel (Primkokas), Menambah item sparepart yang ada didalam kontrak perjanjian dengan vendor, melakukan proses pendampingan dan mentoring karyawan terutama pada karyawan baru.

Keywords


Six sigma; Pareto; Ishikawa; Borda Count Methods; DPMO

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Besterfield, D. H. (2001). Total Quality Management. New Jersey: Prentice-Hall.

Creveling, C. M., Hambleton, L., & McCarthy, B. (2006). Six Sigma for Marketing Processes: An Overview for Marketing Executives, Leaders, and Managers. New jersey: Pearson Education, Inc.

Divisi Wire Rod Mill. (2010). Operasi Pabrik Batang Kawat. Cilegon: PT. Krakatau Steel (persero) Tbk.

Divisi Wire Rod Mill. (2013). Laporan QC. Cilegon: Divisi Wire Rod Mill.

Fachrur, A. R. (2013). Pengontrolan Kualitas Produk Wire rod steel Di PT. Krakatau Steel (persero) Tbk. Cilegon. Statistika. Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Gaspersz, V. (2002). Pedoman Implementasi Program Six Sigma. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Junaidi, M., & Suryadamawan, V. A. (2014). Pengendalian Dan Perbaikan Kualitas Produk Kawat Baja Dengan Metode Aplikasi Six Sigma dan Kaizen Pada Divisi Wire Rod Mill (Studi Kasus: PT. Krakatau Steel Tbk). Seminar Nasional Teknologi Kimia, Industri dan Informasi (hal. 103-113). Surakarta: Universitas Setia Budi.

Juran, J. M., & Godfrey, A. B. (1999). Juran's Quality Handbook (5th ed.). New York: McGraw-Hill.

Montgomery, D. C. (2009a). Introduction to Statistical Quality Control (6th ed.). New York: John Wiley & Sons, Inc.

Montgomery, D. C. (2009b). Statistical Quality Control: A Modern Introduction. John Wiley & Sons (Asia) Pte. Ltd.

Nash, K., Zhang, H., & Strawderman, L. (2011). Empirical Assessment of Decision Making Behavior in Multi-Criteria Scenarios. Industrial Engineering Research Conference. Mississippi.

Pande, P. S., Neuman, R. P., & Cavanagh, R. R. (2002). The Sx Sigma Way. New York: McGraw-Hill.

PT. Krakatau Steel. (2012). Company Profile. Cilegon, Banten, Indonesia: PT. Krakatau Steel (persero) Tbk.

Pyzdek, T. (2003). The Six Sigma Handbook. New York: McGraw-HIll, Inc.

Singh, J., & Sharan, A. (2015). Relevance Feedback Based Query Expansion Model Using Borda and Semantic Similarity Approach. Computational Intelligence and Neuroscience.

Sumadiono. (2014). Pengendalian Kualitas Berdasarkan Peta Kendali P Di Krakatau Steel (Persero). The Asia Pacific Journal of Management, 1, 72-93.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Studi Manajemen dan Bisnis