PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR (Pembacaan Syahrur Terhadap Teks-Teks Keagamaan)

Nur Shofa Ulfiyati

Abstract


Nur Shofa Ulfiyati
STAI Al- Yasini, Pasuruan
shofa_ulfiati@yahoo.com
ABSTRACT
Modern and contemporary Islamic thinking must truly contribute that is able to solve various problems in the midst of the onslaught of modernity. The interpretation in classical Islamic literature is not a final matter, therefore contemporary issues related to the marginalization of women are one of Syahrur's concerns. Syahrur as a contemporary Muslim thinker when studying religious texts tries to give a different interpretation and is contrary to the interpretation of ulama (mufassir) in general. Syahrur's reading is related to the problem of polygamy in reviewing the verses of the Qur'an using a philosophical approach to language, in the sense that he examines in depth the key words contained in each topic, both through a paradigmatic and syntagmatic approach.
Keywords: Shahrur, Contemporary and Religious Texts
ABSTRAK
Pemikiran Islam modern dan komtemporer harus benar-benar memberikan kontribusi yang mampu menyelesaikan berbagai masalah di tengah-tengah gempuran modernitas. Pemikiran tafsir dalam literature-literatur keislaman klasik bukanlah suatu hal yang final, oleh karenanya isu-isu kontemporer terkait dengan keterpinggiran kaum perempuan menjadi salah satu perhatian Syahrur. Syahrur sebagai seorang pemikir muslim kontemporer ketika mengkaji teks-teks keagamaan mencoba untuk memberikan penafsiran yang berbeda dan bertolak belakang dengan penafsiran ulama (mufassir) pada umumnya. Pembacaan Syahrur terkait masalah poligami dalam mengkaji ayat-ayat al-Qurân menggunakan pendekatan filsafat bahasa, dalam arti bahwa dia meneliti secara mendalam kata-kata kunci yang terdapat pada setiap topik bahasan, baik melalui pendekatan paradigmatik dan sintagmatis.
Kata Kunci: Syahrur, Kontemporer dan Teks-Teks Keagamaan


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Abidin, M. Zainal “Gagasan Teori Batas Muammad Syahrûr Dan Signifikansinya Bagi Pengayaan Ilmu Ushul Fiqh,” Jurnal Al-Mawarid XV 2006.

Ardiansyah, “Konsep Sunnah Dalam Perspektif Muhammad Syahrur: Suatu Pembacaan Baru Dalam Kritik Hadis,” Jurnal Miqot 33 2009.

Burhanuddin, Nunu Ilmu Kalam, Dari Tauhid Menuju Keadilan : Ilmu Kalam Tematik, Klasik dan Kontemporer Jakarta: Kencana, 2016.

Burhanuddin, Metodologi Fiqh Islam Kontemporer Yogyakarta: eLSAQ Press, 2004.

Esha, Muhammad In'am “Teori Batas Dalam Hukum Islam (Studi atas Pemikiran Muhammad Shahrur),” Jurnal Al Mawarid 8 2002.

Fateh, Mohammad “HERMENEUTIKA SYAHRUR: (Metode Alternatif Interpretasi Teks-Teks Keagamaan),” Jurnal Religia 13 2010.

------------------, “Sahrur dan Poligami (Kritik Epistemologi),” Jurnal Muwazah 1 2009.

Kurdi, dkk, Hermeneutika al-Quran dan Hadis, Yogyakarta: Elsaq Press,2010.

Mahmudah, Nur “Al-Quran Sebagai Sumber Tafsir Dalam Pemikiran Muhammad Shahrur,” Jurnal Hermeneutik 8 2014.

Mustaqim, Abdul “Teori Hudûd Muhammad Syahrur dan Kontribusinya dalam Penafsiran Alquran” Jurnal AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis 1, 2017.

Mubarak, Aħmad Zaki Pendekatan Strkturalisme Linguistik dalam Tafsir al-Quran Kotemporer, Yogyakarta: El-SAQ Prees, 2007.

Najitama, Fikria “Jilbab Dalam Konstruksi Pembacaan Kontemporer Muhammad Syahrûr,” Jurnal Musawa 13 2014.

Sholeh, A. Khudori (ed), Pemikiran Islam Kontemporer Yogyakarta, Jendela, 2003.

Syahrur, Muhammad Prinsip & Dasar Hermeneutika Hukum Islam Kontemporer, alih bahasa Sahiron Syamsuddin, cet. ke-2 Yogyakarta: eLSAQ Press, 2007.

---------------- Al-Kitâb wa al-Qurân: Qirâah Muâsirah, Damaskus: Al-Ahali li ath-Thibaah wa an-Nasyr wa at-Tauzi, 1990.

Widyanto, Anton “Pengembangan Fiqh di Zaman Modern,” Jurnal Islam Futura 10 2011.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.