FAKTOR PENENTU PRODUKSI SAYURAN DAERAH DATARAN TINGGI DI KECAMATAN SUKAPURA KABUPATEN PROBOLINGGO

Ana Arifatus Sa'diyah, Agnes Quartina Pudjiastuti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan petani sayuran dataran tinggi dan faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sayuran dataran tinggi. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan regresi linear berganda dengan model Cobb-Douglass. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) usahatani sayuran dataran tinggi menguntungkan dengan nilai R/C>1, (2) bibit, luas lahan, pupuk buatan, pupuk kandang, tenaga kerja, dan pestisida berpengaruh signifikan terhadap produksi sayuran.

DETERMINANTS OF UPLAND AREA VEGETABLE PRODUCTION  IN SUKAPURA, PROBOLINGGO

ABSTRACT

This study aims to analyze the income of upland vegetable farmers and the factors-factors that effect the production of high land vegetables. This research uses descriptive analysis method and multiple linear regression with Cobb-Douglass model. The result of the analysis showed that: (1) upland vegetable farming profitable with R/C>1, (2) seeds, land area, artificial fertilizer, manure, labor, pesticide have significant effect on vegetable production.


Keywords


kentang; kubis; bawang daun; keuntungan; R/C

Full Text:

PDF

References


Apriyanto, A. dan Nainggolan, K. 2005. Pertanian Indonesia Kini dan Esok. Pustaka Sinar Harapan. Jakarta.

Arsanti, I.W., 2008. Evaluation of Vegetable Farming System from Upland Areas of Indonesia. Dissertation. de Berlin, Germany.

Arsanti, I.W., and Yusdar Hilman, Apri L. Sayekti, Adity Kiloes, dan Dian Kurniasih. 2012. Laporan Kajian Fasilitasi Ekspor dan Penentuan Jumlah Impor Komoditas Hortikultura Mendukung

Penyusunan Peraturan Menteri Pertanian: Studi Kasus Pada Komoditas Kubis di Sentra Produksi Berastagi dan Bawang Merah di Sentra Produksi Brebes, Puslitbang Hortikultura, Jakarta, Indonesia.

Ditjen Hortikultura. 2007. Informasi Hortikultura. Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Bina Produksi Hortikultra. Jakarta.

Edison, S., & Hendayana, R. (2004). Analisis Efisiensi Ekonomi Usahatani Kentang di Kayu Aro Kabupaten Kerinci Jambi. Jurnal

Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 7(1).

Gujarati, Damodar (2003), Econometric, Erlangga, Jakarta.

Kementerian Pertanian. 2015. Statistik Produksi Hortikultura Tahun 2014. Kementerian Pertanian. Direktorat Jenderal Hortikultura. Jakarta.

Nursalam. 2005. Metode penelitian. Ghalia Indonesia. Bogor.

Pujiharto. 2011. Kajian Potensi Pengembangan Agribisnis Sayuran

Dataran Tinggi di kabupaten Banjarnegara Propinsi Jawa Tengah.

Agritech, 13(2), 154-172

Soekartawi, 2002. Analisis Usahatani. UI Pers.Jakarta.

Sundari, M.T. 2011. Analisis Biaya dan Pendapatan Usahatani Wortel di Kabupaten Karanganyar. SEPA, 7(2), 119-126.

Watemin dan Rahmi Hayati Putri. 2016. Keunggulan Komparatif Komoditas Hortikultura Di Kawasan Agropolitan Kecamatan Belik. Agriekonomika, 5(2), 170-176.




DOI: http://dx.doi.org/10.21107/agriekonomika.v6i2.3082

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Agriekonomika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Agriekonomika Journal Indexed by:

 

            
 
 
Creative Commons License
Copyright @ 2013 Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture Trunojoyo University